Kalkulator Pompa Air Terjun Gratis – GPH dan Total Head Dinamis
Hitung GPH yang dibutuhkan untuk air terjun kolam, kehilangan head gesekan pipa, dan total head dinamis.
Kegunaan kalkulator ini
Masukkan lebar air terjun, laju aliran per inci, tinggi vertikal, diameter dan panjang pipa untuk menghitung GPH yang diperlukan dan total head dinamis.
Cara penggunaan
- Laju aliran per inci spillway biasanya berkisar 100–200 GPH/in. Gunakan 150 GPH/in untuk efek tirai penuh atau 100 GPH/in untuk efek selubung tipis.
- Pompa yang direkomendasikan mencakup buffer 20% (×1,2) di atas GPH yang diperlukan untuk mengkompensasi kehilangan head. Pilih pompa dengan laju aliran yang dapat disesuaikan.
Contoh Perhitungan
Air terjun kecil — lebar pelimpah 30 cm, tinggi vertikal 1 m, kolam 1.000 galon
Debit pelimpah = 1 ft × 1.500 GPH = 1.500 GPH; koreksi tinggi (3 ft) = 1.500 × 0,7 = 1.050 GPH; sirkulasi: 1.050 > 1.000 ✓
Pompa 1.500 GPH (maks.) memberikan ~1.050 GPH pada 1 m dan memenuhi sirkulasi minimum 1×/jam.
Air terjun bertingkat — pelimpah 60 cm, tinggi 2 m, kolam 2.500 galon
Debit = 2 ft × 1.500 GPH = 3.000 GPH; koreksi (6 ft) = 3.000 × 0,4 = 1.200 GPH; gesek pipa 15% → 1.020 GPH
Perlu pompa ≥3.500–4.000 GPH untuk memberikan 1.200 GPH pada head nyata 6 m.
Air terjun besar — pelimpah 90 cm, tinggi 2,5 m, kolam 5.000 galon
Debit = 3 ft × 1.500 GPH = 4.500 GPH; koreksi tinggi + gesek → ~900 GPH — tidak cukup
Dibutuhkan dua pompa paralel atau pompa tekanan tinggi ≥6.000 GPH pada head 2,5 m nyata.
Referensi Cepat
| Debit pelimpah | 1.500 GPH per kaki linear lebar pelimpah (lapisan air 5 cm) |
| Kehilangan per tinggi | 10% debit per kaki tinggi vertikal |
| Sirkulasi minimum | 1×/jam; 2×/jam direkomendasikan untuk kolam koi |
| Cadangan gesekan | Tambahkan 10–15% ke head yang dihitung |
| Faktor keamanan | Pilih pompa 125% dari debit yang dihitung |
| Diameter pipa minimum | < 1.500 GPH: 40 mm; 1.500–3.000 GPH: 50 mm; lebih: 63 mm+ |
Kesalahan Umum
Memilih pompa berdasarkan debit maksimum (head 0) bukan debit nyata
Air terjun hanya menetes atau berhenti; debit nyata jauh di bawah ekspektasi
Baca kurva debit-head pompa dan gunakan nilai GPH pada head instalasi nyata
Diameter pipa terlalu kecil menimbulkan kerugian gesek berlebih
Selang 25 mm pada 1.500 GPH kehilangan ~0,6 m head ekivalen per 10 m panjang pipa
Gunakan diameter lebih besar untuk jalur > 10 m; minimimalkan elbow dan katup
Dimensi hanya untuk estetika air terjun, mengabaikan sirkulasi kolam
Air terjun indah tetapi zona mati dan ledakan alga akibat sirkulasi tidak cukup
Pastikan total debit memenuhi minimal 1×/jam untuk volume total kolam
Mengukur head dari outlet pompa bukan dari permukaan air
Overestimasi head nyata sebesar kedalaman terendam pompa
Ukur total head manometrik dari permukaan air hingga titik buang tertinggi
Catatan untuk Kolam di Indonesia
Indonesia memiliki curah hujan tinggi sepanjang tahun di banyak wilayah; di Jawa dan Sumatra hujan deras (> 50 mm/jam) sering terjadi selama musim hujan (Oktober–April) sehingga pelimpah air terjun harus dirancang 5–8 cm di atas level air normal untuk mencegah luapan. Di musim kemarau (Mei–September) evaporasi tinggi di Jawa tengah dan timur dapat mencapai 6–8 mm/hari. KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) merekomendasikan sirkulasi 2×/jam untuk kolam koi di daerah tropis panas. Karena PLN memiliki frekuensi gangguan yang lebih tinggi di luar Jawa, sistem UPS atau genset sangat dianjurkan untuk memastikan pompa air terjun tetap beroperasi selama pemadaman singkat yang dapat menyebabkan kualitas air menurun dengan cepat.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Berapa GPH yang saya butuhkan untuk air terjun kolam?
Panduan standar adalah 100–200 GPH per inci lebar spillway air terjun. Gunakan 150 GPH/inci untuk efek tirai penuh, atau 100 GPH/inci untuk aliran lembut. Air terjun selebar 24 inci biasanya membutuhkan 2.400–3.600 GPH.
Apa itu total head dinamis (TDH)?
TDH adalah total hambatan yang harus diatasi pompa, menggabungkan lift vertikal (tinggi dari pompa ke puncak air terjun) dan kehilangan head gesekan dari panjang pipa, diameter, dan fitting. TDH yang lebih tinggi berarti Anda membutuhkan pompa yang lebih kuat.
Ukuran pipa apa yang harus saya gunakan untuk air terjun kolam?
Gunakan pipa 1,5 inci untuk aliran hingga 1.800 GPH, dan pipa 2 inci untuk 1.800–5.000 GPH. Pipa yang terlalu kecil menciptakan kehilangan gesekan berlebih, memaksa pompa bekerja lebih keras dan mengurangi laju aliran aktual di air terjun.
Mengapa air terjun saya memiliki aliran yang lebih sedikit dari yang diharapkan?
Penyebab paling umum adalah kehilangan head gesekan pipa (terutama dengan jangkauan pipa yang panjang atau pipa berdiameter kecil), saluran masuk pompa yang tersumbat, dan pompa yang tidak sesuai dengan total head dinamis Anda. Selalu periksa kurva performa pompa pada TDH spesifik Anda, bukan hanya GPH maksimum.